Pages

Saturday, May 4, 2013

Hati Hati, Headlamp dan Spidometer Ninja 250 FI Harus Kering!

Kejadian tak mengenakan, dialami oleh Sutandani. Pemilik Kawasaki New Ninja 250 ini, alami masalah di pacuannya. “Sebenarnya motor saya jarang dipakai. Tapi, sekali waktu saya pakai, dihadang hujan deras,” buka Dani.
Keesokan hari saat Dani panaskan motornya, panel odometer tak berfungsi. “Hanya ada tampilan garis putus-putus,” jelasnya. Motor pun dibawa ke bengkel resmi Kawasaki terdekat. Dani, dapat jawaban bahwa odometernya tak dapat diperbaiki.
Kasus lainnya juga dialami Andi Sekti Radianto dengan New Ninja 250 miliknya. Masalah, pada bagian fairing. “Fairing depan renggang. Sudah coba rekatkan dengan double tape, tetap saja renggang. Selain itu, headlamp juga terdapat embun,” kata Andi.
PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI), selaku pemegang merek Kawasaki di Indonesia cepat tanggap. “Kami langsung lakukan penggantian parts yang bermasalah tersebut,” kata Aris Sudiaji, Technical Service KMI.
Untuk fairing renggang, KMI sudah lakukan antisipasi. “Fairing renggang, kemungkinan saat pemasangan breket di Thailand yang kurang pas. Tapi, hal ini sudah diinformasikan ke dealer-dealer Kawasaki dan cara penanggulangannya,” tambahnya.
Untuk spidometer dan headlamp, pihak KMI masih berkordinasi dengan Kawasaki Jepang buat analisa kerusakan. “Sebaiknya, hati-hati ketika cuci motor. Jangan sampai terkena air bertekanan tinggi, karena bagian elektroniknya cukup sensitif dan tetap harus kering,” saran Aris.

Wednesday, April 3, 2013

Teliti Sebelum Membeli Kawasaki Ninja 250R Seken


Kehadiran Kawasaki New Ninja 250 yang dibekali pengabut bahan bakar injeksi, jadi suguhan baru bagi penggemar sport dua silinder dari Kawasaki ini. Akibatnya, “Bursa motkas alias motor bekas juga ‘kecipratan’ dari Ninja 250 tipe lama,” buka Ijul dari Bintang Motor di Jl. Ciledug Raya No. 6, Ciledug, Tangerang. Namun, brother kudu cermat dan teliti sebelum membeli Ninja 250R seken. “Yang paling penting, perhatikan angka kilometer yang terdapat pada spidometer, bodi dan mesin,” bilang Angga Kurniawan, juragan Anjany Racing di Jl.Arteri Kelapa Dua No. 21, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.Selain itu, “Tak ada salahnya tahu kisaran harga part fast moving yang ‘nempel’ di Kawasaki Ninja 250R,
Spidometer

Dari spidometer ini akan terlihat angka jarak kilometer yang sudah ditempuh oleh motor itu. “Kadang ada penjual yang suka ‘mainin’ kilometernya, jika angka kilometernya masih sedikit, brother jangan langsung percaya. Cek juga kondisinya bodi,” saran Angga.
Selain itu, sesuaikan juga dengan part yang lainnya. Seperti piringan, jika odometer masih sedikit, harusnya piringan juga masih tebal.
Bodi Depan

Perhatikan antara handgrip dan handle kopling. Jika ada yang lecet, perhatikan tingkat kelecetannya. Jika parah, lanjut perhatikan ke bagian fairing. Biasanya jika motor yang sudah pernah jatuh, pada bagian sambungan fairing tidak bisa rapat.
Mesin

Jika angka jarak tempuh di panel spidometer sudah menunjukkan angka di 30 ribu dan 40 ribu kilometer, panaskan mesin selama 15 menit. Perhatikan apakah langsamnya masih stabil atau tidak. Jika sudah tidak stabil, itu artinya butuh perawatan engine lebih lanjut. Lihat juga pada bagian karet head silinder, apakah terlihat ada rembesan atau tetesan oli. Dengar juga suaranya pada bagian mesin, jika terdengar ada suara-suara aneh.
Bodi belakang
Pada bagian belakang, perhatikan bodi dengan cara membuka jok. Dari situ akan terlihat, jika bodi itu masih bagus masih terdapat baut yang mengunci antara bodi dengan dudukannya. Nah, jika yang sudah tidak normal, biasanya bodi itu hanya diikat oleh cable tie.
Karena prisnsipnya sama dengan fairing, jika sudah berbenturan dengan keras, maka bodi tidak akan bisa nempel dengan sempurna.
Kaki-kaki
Perhatikan dudukan sokbereker belakang. Apakah terlihat ada ubahan atau tidak. Jika terlihat ada ubahan, kemungkinan motor itu sudah pernah mengganti kaki-kakinya dengan limbah moge. Cara melihatnya, buka bagian jok untuk bisa mengecek dudukan sokbreker pada bagian atas.

Friday, February 1, 2013

Modif mesin ninja 250 untuk harian jangan ngejar top speed



Ada pertanyaan dari salah seorang pengunjung blog mengenai honda bladenya yang cuma bisa lari 110kpj. Nampaknya sobat kita ini ingin upgrade motornya untuk meningkatkan top speed. Untuk motor harian diperkotaan meningkatkan top speed sepertinya ga banyak membantu juga. Berapa detik sih motor berada pada kecepatan maksimal…? paling cuma beberapa detik. Prioritas utama modif jalanan adalah bagaimana secepat mungkin meraih top speed . Masih ingat video yang dishare TMCblog beberapa waktu lalu mengenai test drag n250 dan cbr 250 dimana N250 sampai jauh meninggalkan CBR. Padahal diforum-forum kecepatan maksimal CBR 250 ga jauh dibanding N250.. jawabannya N250 lebih cepat mengail kecepatan puncak. Saat di jalanan kota, yang banyak berbicara adalah akselerasi. Untuk meningkatkan akselerasi biar enteng nyalip metromini yang sering berhenti seenak jidadnya cukup modif plug and play yang tidak sampai otak-atik jeroan mesin. Misal knalpot racing, sesuaikan spuyer, filter racing, menaikkan oktan bahan bakar, dll. cari produk yang menonjolkan kenaikan torsi dibanding hp. Efek torsi meningkat, narik gas dikit motor dah ngacir jadi ga bikin motor begitu boros


Sedikit cerita jika rute harian adalah jalan lintas kota yang sepi. Bisa puas manteng top speed. Namunnn apa mesin ga riskan jebol?. Sooo… lebih aman mesin std deh untuk motor harian…
SF punya pengalaman pahit oprek mesin gl max dulu… enaknya sebentar, bis gitu nambah boros, suhu mesin meningkat, mesin kasar, dan tambah jengkel saat tiap bulan minta jajan parts mesin. Akhirnya… balik spek standar deh. Enak dan nyaman buat harian.



Wednesday, December 5, 2012

Ninja 250R Karburator jadi Injeksi






Posted by Taufik in Ngoprek motor, Ninja 250R.
Tags: injeksi, kit konversi, Ninja 250R
trackback

Bro sekalian, SOri kalo repost Ninja 250R bermesin Injeksi baru desember paling cepat dirilis di sini . .. nah tapi bagaimana untuk mengubah Ninja 250R karbu menjadi Injeksi? ada beberapa cara sih . . . yang paling mudah ya memang Jual yang karbu lalu beli yang baru injeksi . . . tapi tentu ada cara ngopreknya . . . yakni menggunakan FI Convertion Kit yang bisa mengubah Ninja 250R Karburator menjadi Injeksi.



Salah satu kit konversi yang bisa digunakan adalah brand dari Ecotrons. Kitseharga 600 dolar Amerika ini terdiri dari

ECU
Harness
Throttle Body (twin 28mm Throttle body (including TPS sensor)
2x Fuel injector (80g/min)
Fuel pump assembly (Fuel pump (25L/h)
Fuel pressure regulator(3bar)
Fuel filter
fuel hoses and clamps
MAP sensor (1.05bar)
Engine temperature sensor
Intake air temperature sensor
2x Oxygen sensor and bungs
Serial communication cable (to a computer)
Serial to USB converter (optional)
CD – free tuning software



Boleh dibilang pemasangannya sangat Plug and Play . . . copot kit karburatornya lalu pelan pelan pasang kit injeksi ini. Sensor sensor adalah yang membuat sistem FI menjadi pintar. Sensor yang terdapat dalam kit konversi injeksi ini terbilang cukup lengkap. cek satu satu . .. sensortemperatur udara intake yang ditempatkan pada posisi yang sama pada OEM Motor FI nya,yakni pada ujung atas Box f ilter udara.




Lalu ada engine temperature sensor yang ditempatkan pada ujung atas (head silinder) , sensor ini akan membarikan estimasi terdekat temperatur mesin. Throttle position sensor Yang sudah di instal di dalam trotel body . . . so tinggal colokin aja kabelnya ke ECU . Sensor Manifold Absolute Pressure (MAP) sudah disiapkan juga. Dan yang terakhir adalah Sensor oksigen yang diletakkan di ujung depan leher knalpot dan sepertinya sudah pula disediakan wah . . . artinya FI jenis close loop neeeh









Pengen tahu kayak apa proses intalasinya . . . simak aja bro di forum Ninjete . . . disana dibahas mendalam dan super detail . . . berani coba? tentu resiko tanggung sendiri ya, karena ini adalah asesoris non resmi pabrikan . . . asiknya lagi walaupun kit ini bila dipasang akan menghadirkan setingan kondisi stok pabrikan, tapi tetep fully tunnable via laptop . . . buat kepentingan balap . .. asesoris ini juga menyediakan part turbo dnegan spek Sensor MAP yang berbeda (2,5 bar) dan Injector yang lebih besar (190g/min) whuaaa . . . mangtabbb, tapi ya tetep ada bedanya sama Ninja 250R FI . .. minimal di dashboar nggak ada lampu kedip FI nya . . . okelah, semoga Berguna

taufik of BuitenZorg

data dan gambar : forum Ninjett

e

Saturday, November 17, 2012

ninja 250fi naked











Tidak lama setelah N250FI keluar … Versi Naked langsung santer terdengar

yup, setelah N250FI hadir dengan kejutan besar, isu baik di kalangan pengamat maupun mereka yang bermain dalam industri otomotif roda dua langsung berkoar sembari menyatakan bahwa KMI dan Kawasaki sendiri sudah mempersiapkan kehadiran Ninja 250 versi naked. Yang jelas kehadiran versi naked dari N250FI ini ibarat “terlanjur basah ya mandi sekalian” maklum respon ultra positif pada varian fairing otomatis pasti berlanjut pada varian naked.
Hingar bingar rumor ninja 250 bertipe ‘telanjang’ kayaknya bakalan sangat dinanti, terlebih lagi setelah kehadiran all new ninja 250 fi 2013 yang notabene tidak tercium sama sekali. Dan tiba-tiba menguncang jagad permotoran terlebih lagi di blogosphere.

Ketika silent attack begitu ‘wow’ apalagi yang sudah terendus ?? . Kawasaki Er250 yang diisukan bakalan mengambil garis desain dari ninja z800 nampaknya bakalan lebih heboh dari sang fairingnya. Karena kita sendiri ingat dan mengerti jika kawasaki tidak main-main di level ini. So… tidak ada salahnya CXR selaku pengasuh blog ini turut andil bikin rekayasa digital sang er250 ini, tan tentunya ini versi sendiri dan comot dari awalnya sempat menjadi pergunjingan mengenai “kapan” produk tersebut akan dirilis. Namun ternyata hal tersebut kembali di dahului oleh kawasaki – KMI, artinya motor tersebut sudah ada wujudnya. Dan hanya tinggal menunggu waktu !




TMC Blog

Wujudnya sudah ada, Unitnya sudah ada … bukan lagi prototype !!!

yang jelas keberadaan motor ini sudah ada, alias sudah berbentuk motor dalam bentuk wujud final. Tidak lagi merupakan prototype atau motor yang sedang di uji coba lapangan. Motor ini dipastikan hanya tinggal menunggu waktu kapan akan dirilis dan kapan akan diperkenalkan kepada publik. Bukan tidak mungkin motor ini akan dirilis pada Jakarta Motor Show Akhir tahun ini, atau awal tahun depan. Maklum kawasaki memang benar benar ninja sejati


Saturday, November 10, 2012

SALAH SATU FAKTOR YANG MENYEBABKAN TARIKAN NINJA 250 RADA "LEMOT"




menurut Danny Kawasaki dedengkot bengkel Teratai Motor di Jalan RS Soekanto, Jakarta Timur - karena "boot" karburatornya kempis atau tidak bisa bekerja normal. Khususnya pada putaran tinggi. Pasalnya, komponen yang menghubungkan karburator dengan kepala silinder ini (saluran isap atau intake), aslinya dibuat dari bahan lentur semacam karet


Untuk itu, ia menyarankan mengganti boot tersebut dengan buatan B'Pro yang dibuat dari teflon. Dijelaskan, boot karburator teflon ini selain daya tahannya lebih lama, juga mampu meningkatakn kinerja mesin atau tarikan makin mantap. Pasalnya, saat gas digeber, boot ini dijamin tidak akan kempis. Untuk mendapatkannnya, sediakan dana Rp 1,2 juta.

woooi … pake ban kegedean sama ga amanya dengan ban cacing !!!!









Pake ban Cacing & Ban KEGEDEAN sama gak amanya …

biasanya orang yang peduli dengan keselamatan langsung teriak melihat motor menggunakan ban cacing. Yup memang melihat kondisi jalan yang berantakan, ban kekecilan memang beresiko kehilangan grip. Lalu beberapa biker berinisiatif, dengan mengganti ban standar dengan ban ukuran yang lebih besar wow … tahukah anda hal itu sama resikonya dengan menggunakan ban cacing ? Namun sering kali mereka menolak dengan sangat anggapan ini …

ketidak tahuan, dan logika yang keliru menganggap = semakin lebar, grip akan semakin banyak ? itu benar ! bila di mobil. Tetapi pergerakan motor yang “3d” alias maju – mundur / kanan – kiri / dan Lean maka keuntungan ban dengan tapak lebar dengan segera akan kehilangan keuntungan yang diperolehnya.







ban yang mengotak akibat mengganti ban tanpa mengganti velg

Ban Dibuat Lebar secara ekstrim + Tanpa ganti velg = Ban Cacing ! Jangan salah kaprah !!!

ini merupakan penyakit salah kaprah yang sulit diperbaiki. Maklum asumsi ini akibat menafsirkan sebuah teori yang berlaku pada roda 4 ke roda dua secara mentah. Padahal mengganti ban motor secara ekstrim memiliki efek yang lebih buruk ketibang penggantian ban cacing.


masalah semakin pelik ketika mereka yang mengganti ban lebih lebar tanpa menyertai penggantian velg. Akibatnya jelas, ban aka berbentuk seperti donat, dan bagian tengah ban semakin cepat terkikis. Ketika ban menjadi donat, otomatis saat ban motor digunakan untuk menikung, titik tumpu ban dan distribusi grip pun bergeser ke sisi samping secara mendadak, akibatnya saat menikung grip akan hilang. Efeknya akan lebih buruk ketibang ban cacing !!!