Pages

Friday, February 1, 2013

Modif mesin ninja 250 untuk harian jangan ngejar top speed



Ada pertanyaan dari salah seorang pengunjung blog mengenai honda bladenya yang cuma bisa lari 110kpj. Nampaknya sobat kita ini ingin upgrade motornya untuk meningkatkan top speed. Untuk motor harian diperkotaan meningkatkan top speed sepertinya ga banyak membantu juga. Berapa detik sih motor berada pada kecepatan maksimal…? paling cuma beberapa detik. Prioritas utama modif jalanan adalah bagaimana secepat mungkin meraih top speed . Masih ingat video yang dishare TMCblog beberapa waktu lalu mengenai test drag n250 dan cbr 250 dimana N250 sampai jauh meninggalkan CBR. Padahal diforum-forum kecepatan maksimal CBR 250 ga jauh dibanding N250.. jawabannya N250 lebih cepat mengail kecepatan puncak. Saat di jalanan kota, yang banyak berbicara adalah akselerasi. Untuk meningkatkan akselerasi biar enteng nyalip metromini yang sering berhenti seenak jidadnya cukup modif plug and play yang tidak sampai otak-atik jeroan mesin. Misal knalpot racing, sesuaikan spuyer, filter racing, menaikkan oktan bahan bakar, dll. cari produk yang menonjolkan kenaikan torsi dibanding hp. Efek torsi meningkat, narik gas dikit motor dah ngacir jadi ga bikin motor begitu boros


Sedikit cerita jika rute harian adalah jalan lintas kota yang sepi. Bisa puas manteng top speed. Namunnn apa mesin ga riskan jebol?. Sooo… lebih aman mesin std deh untuk motor harian…
SF punya pengalaman pahit oprek mesin gl max dulu… enaknya sebentar, bis gitu nambah boros, suhu mesin meningkat, mesin kasar, dan tambah jengkel saat tiap bulan minta jajan parts mesin. Akhirnya… balik spek standar deh. Enak dan nyaman buat harian.



Wednesday, December 5, 2012

Ninja 250R Karburator jadi Injeksi






Posted by Taufik in Ngoprek motor, Ninja 250R.
Tags: injeksi, kit konversi, Ninja 250R
trackback

Bro sekalian, SOri kalo repost Ninja 250R bermesin Injeksi baru desember paling cepat dirilis di sini . .. nah tapi bagaimana untuk mengubah Ninja 250R karbu menjadi Injeksi? ada beberapa cara sih . . . yang paling mudah ya memang Jual yang karbu lalu beli yang baru injeksi . . . tapi tentu ada cara ngopreknya . . . yakni menggunakan FI Convertion Kit yang bisa mengubah Ninja 250R Karburator menjadi Injeksi.



Salah satu kit konversi yang bisa digunakan adalah brand dari Ecotrons. Kitseharga 600 dolar Amerika ini terdiri dari

ECU
Harness
Throttle Body (twin 28mm Throttle body (including TPS sensor)
2x Fuel injector (80g/min)
Fuel pump assembly (Fuel pump (25L/h)
Fuel pressure regulator(3bar)
Fuel filter
fuel hoses and clamps
MAP sensor (1.05bar)
Engine temperature sensor
Intake air temperature sensor
2x Oxygen sensor and bungs
Serial communication cable (to a computer)
Serial to USB converter (optional)
CD – free tuning software



Boleh dibilang pemasangannya sangat Plug and Play . . . copot kit karburatornya lalu pelan pelan pasang kit injeksi ini. Sensor sensor adalah yang membuat sistem FI menjadi pintar. Sensor yang terdapat dalam kit konversi injeksi ini terbilang cukup lengkap. cek satu satu . .. sensortemperatur udara intake yang ditempatkan pada posisi yang sama pada OEM Motor FI nya,yakni pada ujung atas Box f ilter udara.




Lalu ada engine temperature sensor yang ditempatkan pada ujung atas (head silinder) , sensor ini akan membarikan estimasi terdekat temperatur mesin. Throttle position sensor Yang sudah di instal di dalam trotel body . . . so tinggal colokin aja kabelnya ke ECU . Sensor Manifold Absolute Pressure (MAP) sudah disiapkan juga. Dan yang terakhir adalah Sensor oksigen yang diletakkan di ujung depan leher knalpot dan sepertinya sudah pula disediakan wah . . . artinya FI jenis close loop neeeh









Pengen tahu kayak apa proses intalasinya . . . simak aja bro di forum Ninjete . . . disana dibahas mendalam dan super detail . . . berani coba? tentu resiko tanggung sendiri ya, karena ini adalah asesoris non resmi pabrikan . . . asiknya lagi walaupun kit ini bila dipasang akan menghadirkan setingan kondisi stok pabrikan, tapi tetep fully tunnable via laptop . . . buat kepentingan balap . .. asesoris ini juga menyediakan part turbo dnegan spek Sensor MAP yang berbeda (2,5 bar) dan Injector yang lebih besar (190g/min) whuaaa . . . mangtabbb, tapi ya tetep ada bedanya sama Ninja 250R FI . .. minimal di dashboar nggak ada lampu kedip FI nya . . . okelah, semoga Berguna

taufik of BuitenZorg

data dan gambar : forum Ninjett

e

Saturday, November 17, 2012

ninja 250fi naked











Tidak lama setelah N250FI keluar … Versi Naked langsung santer terdengar

yup, setelah N250FI hadir dengan kejutan besar, isu baik di kalangan pengamat maupun mereka yang bermain dalam industri otomotif roda dua langsung berkoar sembari menyatakan bahwa KMI dan Kawasaki sendiri sudah mempersiapkan kehadiran Ninja 250 versi naked. Yang jelas kehadiran versi naked dari N250FI ini ibarat “terlanjur basah ya mandi sekalian” maklum respon ultra positif pada varian fairing otomatis pasti berlanjut pada varian naked.
Hingar bingar rumor ninja 250 bertipe ‘telanjang’ kayaknya bakalan sangat dinanti, terlebih lagi setelah kehadiran all new ninja 250 fi 2013 yang notabene tidak tercium sama sekali. Dan tiba-tiba menguncang jagad permotoran terlebih lagi di blogosphere.

Ketika silent attack begitu ‘wow’ apalagi yang sudah terendus ?? . Kawasaki Er250 yang diisukan bakalan mengambil garis desain dari ninja z800 nampaknya bakalan lebih heboh dari sang fairingnya. Karena kita sendiri ingat dan mengerti jika kawasaki tidak main-main di level ini. So… tidak ada salahnya CXR selaku pengasuh blog ini turut andil bikin rekayasa digital sang er250 ini, tan tentunya ini versi sendiri dan comot dari awalnya sempat menjadi pergunjingan mengenai “kapan” produk tersebut akan dirilis. Namun ternyata hal tersebut kembali di dahului oleh kawasaki – KMI, artinya motor tersebut sudah ada wujudnya. Dan hanya tinggal menunggu waktu !




TMC Blog

Wujudnya sudah ada, Unitnya sudah ada … bukan lagi prototype !!!

yang jelas keberadaan motor ini sudah ada, alias sudah berbentuk motor dalam bentuk wujud final. Tidak lagi merupakan prototype atau motor yang sedang di uji coba lapangan. Motor ini dipastikan hanya tinggal menunggu waktu kapan akan dirilis dan kapan akan diperkenalkan kepada publik. Bukan tidak mungkin motor ini akan dirilis pada Jakarta Motor Show Akhir tahun ini, atau awal tahun depan. Maklum kawasaki memang benar benar ninja sejati


Saturday, November 10, 2012

SALAH SATU FAKTOR YANG MENYEBABKAN TARIKAN NINJA 250 RADA "LEMOT"




menurut Danny Kawasaki dedengkot bengkel Teratai Motor di Jalan RS Soekanto, Jakarta Timur - karena "boot" karburatornya kempis atau tidak bisa bekerja normal. Khususnya pada putaran tinggi. Pasalnya, komponen yang menghubungkan karburator dengan kepala silinder ini (saluran isap atau intake), aslinya dibuat dari bahan lentur semacam karet


Untuk itu, ia menyarankan mengganti boot tersebut dengan buatan B'Pro yang dibuat dari teflon. Dijelaskan, boot karburator teflon ini selain daya tahannya lebih lama, juga mampu meningkatakn kinerja mesin atau tarikan makin mantap. Pasalnya, saat gas digeber, boot ini dijamin tidak akan kempis. Untuk mendapatkannnya, sediakan dana Rp 1,2 juta.

woooi … pake ban kegedean sama ga amanya dengan ban cacing !!!!









Pake ban Cacing & Ban KEGEDEAN sama gak amanya …

biasanya orang yang peduli dengan keselamatan langsung teriak melihat motor menggunakan ban cacing. Yup memang melihat kondisi jalan yang berantakan, ban kekecilan memang beresiko kehilangan grip. Lalu beberapa biker berinisiatif, dengan mengganti ban standar dengan ban ukuran yang lebih besar wow … tahukah anda hal itu sama resikonya dengan menggunakan ban cacing ? Namun sering kali mereka menolak dengan sangat anggapan ini …

ketidak tahuan, dan logika yang keliru menganggap = semakin lebar, grip akan semakin banyak ? itu benar ! bila di mobil. Tetapi pergerakan motor yang “3d” alias maju – mundur / kanan – kiri / dan Lean maka keuntungan ban dengan tapak lebar dengan segera akan kehilangan keuntungan yang diperolehnya.







ban yang mengotak akibat mengganti ban tanpa mengganti velg

Ban Dibuat Lebar secara ekstrim + Tanpa ganti velg = Ban Cacing ! Jangan salah kaprah !!!

ini merupakan penyakit salah kaprah yang sulit diperbaiki. Maklum asumsi ini akibat menafsirkan sebuah teori yang berlaku pada roda 4 ke roda dua secara mentah. Padahal mengganti ban motor secara ekstrim memiliki efek yang lebih buruk ketibang penggantian ban cacing.


masalah semakin pelik ketika mereka yang mengganti ban lebih lebar tanpa menyertai penggantian velg. Akibatnya jelas, ban aka berbentuk seperti donat, dan bagian tengah ban semakin cepat terkikis. Ketika ban menjadi donat, otomatis saat ban motor digunakan untuk menikung, titik tumpu ban dan distribusi grip pun bergeser ke sisi samping secara mendadak, akibatnya saat menikung grip akan hilang. Efeknya akan lebih buruk ketibang ban cacing !!!


Thursday, September 13, 2012

Angel Eyes Ninja 250R

salam sejahter buat agan . . .



maaf nih sya baru nongol lagi . . . hhe kemaren agak sibuk

Para pemilik motor melakukan apa saja untuk membuat motornya beda dengan motor lain. Apa lagi sektor lampu depan, karena area ini tentu menjadi perhatian utama Orang Lain.









Lha iya kan memendar he he he he. Nah berikut merupakan kumpulan foto-foto headlampNinja 250R yang sudah mengaplikasikan mode angel eyes . Walaupun mayoritas Foto di Artikel ini menampilkan Ninja 250R, kayaknya nggak haram Juga diaplikasikan untuk motor merk dan tipe lain, Silahkan Dinikmati, Semoga menginspirasikan









































Thursday, September 6, 2012

Swing Arm Ninja 250R

Sobat yang ingin motornya lebih fashionable lewat lengan ayun aftermarket, silakan lirik pilihan berikut ini. Yang pasti, bisa aplikasi pelek dan ban lebar. Juga, bisa langsung pasang alias bolt-on!

BLACK DIAMOND
Lengan ayun bermerek Black Diamond buat Kawasaki Ninja 250 ini ditawarkan Rp 10 juta. Harga itu sudah termasuk paket pelek depan-belakang. Buat bagian buritan, lebar pelek 6 inci dan depan 3,5 inci.

"Tetapi bisa dijual satuan juga. Kalau arm saja, hanya Rp 5 juta,” ungkap Benni dari Planet Motor Sport di Jl. Otista Raya, No. 23A, Jakarta Timur. Telepon (021) 851-4192. Swing arm yang dilapisi motif karbon printing ini bisa disesaki ban belakang 185/55-17 hingga ukuran 200/50-17. Buat pemasangan, tinggal tambah biaya Rp 500 ribu.
"Tetapi bisa dijual satuan juga. Kalau arm saja, hanya Rp 5 juta,” ungkap Benni dari Planet Motor Sport di Jl. Otista Raya, No. 23A, Jakarta Timur. Telepon (021) 851-4192. Swing arm yang dilapisi motif karbon printing ini bisa disesaki ban belakang 185/55-17 hingga ukuran 200/50-17. Buat pemasangan, tinggal tambah biaya Rp 500 ribu.

SWING ARM NINJA 250R

Jika tak ingin pakai model pro arm, penyemplak Kawasaki Ninja 250R yang ingin eksis bisa juga pakai swing arm merek Rossi ini. Mengadopsi bahan aluminium, arm yang juga sudah dilengkapi model stabilizer di sisi atas.
"Tapi, paketannya hanya arm dan pelek saja ya. Belum termasuk rem belakang set. Pelek depan 3,5 inci, belakang 5,5 inci,” sebut Aliung dari Race Motor. Tapi, Aliung sedikit menegaskan, ketika aplikasi lengan ayun ini kudu melakukan sedikit penyesuaian lagi. Misalnya bikin bushing buat teromol gir.

LENGAN AYUN LIMBAH
Pilihan ini bisa ditempuh buat sobat yang ingin aplikasi lengan ayun moge. Maksudnya, swing arm dari copotan motor besar. Yang agak banyak dicari, arm dari supersport. Misalnya, dari Yamaha R6 atau Suzuki GSX 600. Bahkan untuk GSX 600 sendiri, yang banyak dicari tipe K7. Karena bentuknya lebih kekar.
Model pro arm, pilihannya juga banyak. Misalnya pakai pro arm milik Honda NSR 150SP atau Honda VFR 400. Harga jualnya, hanya di kisaran Rp 8–12 jutaan. Jika ingin beda lagi, bisa lirik pro arm dari Ducati. Misalnya, dari Ducati 848. Tapi, soal harga, jelas lebih mahal. Juga, butuh penyesuaian buat pemasangan.
PRO ARM NINJA 250R
Usung merek Power, lengan ayun yang ini diperuntukan buat Kawasaki Ninja 250R. Konsepnya tetap bolt-on alias tinggal pasang seperti lengan ayun lain. Jadi, tidak perlu ubah atau melakukan penyesuaian buat pasang pro arm Power ini.
Harga yang ditawarkan buat lengan ayun tunggal berikut pelek set ini, Rp 8,5 juta. “Pelek depan 3 inci dan belakang 4 inci. Tersedia juga pilihan warna buat arm-nya. Mau hitam atau putih. Tapi, yang banyak keluar sih yang putih,” sebut Wendi alias Aliung dari Race Motor di Jl. Kebon Jeruk III, No. 35A. Kota, Jakarta Barat. Telepon. (021) 601-1951.